Jumat, 27 Agustus 2021

Sekolah Internasional di Jakarta Kaya Budaya

0 comments
Sekolah International


Kecerdasan seseorang meliputi intelektual, emosi,  dan sosial. Ketiganya bisa didapatkan dengan hasil baik berdasarkan banyak faktor, salah satunya pendidikan yang tepat sasaran. Warga ibukota pasti sudah tidak asing dengan Intercultural School in Jakarta. Apa yang menarik dari sekolah ini? Apa yang membuatnya berbeda dengan sekolah negeri lainnya?

Seputar Sekolah Internasional di Ibukota

1.     Tentang Sekolah Internasional

Sekolah internasional merupakan sekolah yang menggunakan kurikulum asing sebagai acuan dalam kegiatan pembelajaran. Sekolah ini mudah ditemukan di kawasan ibukota. Bukan tanpa alasan, tetapi karena banyaknya masyarakat yang membutuhkannya, terlebih WNA.

 

Visi misi yang dijalankan sekolah internasional lebih memprioritaskan proses belajar di sebuah instansi. Maka, tidak mengherankan jika siswa di beberapa sekolah internasional tidak perlu memakai seragam. Sebab, kegiatan belajar lebih banyak beraktivitas fisik.

 

Sekolah internasional yang ada di Jakarta sudah ada sejak tahun 1960-an. Pendirinya adalah orang asing yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pendidikan di Indonesia. Sekolah internasional biasanyadikelola oleh yayasan.

 

Selama puluhan tahun berjalan, sekolah internasional semakin mengembangkan diri dan saat ini sudah banyak ditemukan di beberapa kota besar Indonesia, selain Jakarta. Sekolah internasional juga tergolong sekolah elite karena biayanya cukup mahal. Bahkan, biaya per tahunnya mencapai ratusan juta rupiah.

 

2.     Perbedaan dengan Sekolah Nasional/Negeri

·         Kurikulum yang Dipakai

Sudah sangat jelas berbeda kurikulum yang dipakai sekolah nasional dan internasional. Sistem pendidikan di Indonesia menggunakan kurikulum K13 yang kompetensinya meliputi semua bidang. Kegiatan belajar mengajar juga lebih banyak dilakukan di ruang kelas.

 

Sedangkan kurikulum yang digunakan sekolah internasional terdiri dari beberapa jenis, seperti IB, Montessori, Singaporean School International Curriculum, Cambridge, dan  sebagainya.

 

Perbedaan yang paling terlihat adalah cara mengajar pendidik ke siswa. Kurikulum internasional lebih cenderung ke proses belajar. Siswa bisa memilih peminatan jurusan yang diinginkan.

 

Jika sekolah nasional harus menguasai mata pelajaran bahasa, matematika, IPA dan IPS, maka sekolah internasional bisa memilih mata pelajaran sesuai jurusan yang diminati. Tugas yang diberikan tidak sekedar pertanyaan singkat, tetapi harus ada penjelasan detail.

 

·         Biaya Sekolah

Biaya sekolah internasional jauh lebih mahal dibandingkan sekolah negeri. Siswa sekolah negeri tidak perlu membayar uang sekolah, karena sudah dianggarkan pemerintah. Bahkan, banyak bantuan dari pemerintah berupa buku hingga seragam.

 

Biaya mengenyam pendidikan di sekolah internasional dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Meskipun mahal, tetapi fasilitas yang didapatkan sangat komplit dan memberikan kenyamanan lebih untuk semua pihak.

 

·         Cara Pendaftaran

Cara pendaftaran di sekolah negeri atau internasional, juga sedikit berberda. Meskipun keduanya dilakukan secara online, tetapi prosesnya agak berbeda. Sekolah nasional membuka jalur pendaftaran online dengan berbagai ketentuan (ada yang jalur zonasi maupun prestasi).

 

Sekolah negeri juga membuka pendaftaran offline untuk beberapa kategori. Pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun, sedangkan sekolah internasional hanya dilakukan secara online di website masing-masing. Siapa saja boleh mendaftar asalkan sesuai kriteria.

 

Dokumen yang harus dipersiapkan untuk calon siswa sekolah internasional lebih banyak (meliputi paspor hingga surat izin tinggal). Jika ingin mendaftarkan anak ke sekolah internasional, maka harus menyiapkan biaya pendaftaran minimal 4 juta rupiah.

 

Sekolah internasional tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan elite saja, melainkan juga ditujukan bagi siswa cerdas dan berprestasi. Jakarta menjadi pelopor berdirinya sekolah internasional dengan kualitas terbaik dan diikuti oleh kota-kota besar lain seluruh Indonesia.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar