Rabu, 28 Juli 2021

4 Tips Pengelolaan Keuangan Perusahaan Di Era Pandemi

0 comments



Mengelola Keuangan

Siapa tak terkena imbas dari pandemi yang berkepanjangan seperti sekarang ini? Bisnis skala besar hingga kecil, semua merasakan akibatnya, dan diharuskan untuk dapat menaklukkan berbagai tantangan agar bisa bertahan. Salah satu hal penting yang wajib dilakukan adalah melakukan pengelolaan keuangan dengan efektif, efisien, dan benar-benar terukur. Sederhana saja, tak ada perusahaan yang bisa bertahan tanpa aliran kas yang sehat bukan?

Kondisi ini kemudian jadi satu keharusan karena di era pandemi pasti banyak sekali hal yang membuat keuangan perusahaan sedikit ‘goyang’. Mulai dari transaksi yang dinamikanya mulai tak tertebak, pengeluaran internal, hingga biaya-biaya lain yang harus di-cover oleh perusahaan. Semua ini, harus dikelola dengan benar-benar cermat agar perusahaan tetap bisa bertahan, dan bahkan mungkin berkembang selama pandemi ini.

Lalu bagaimana tips pengelolaan keuangan untuk perusahaan selama pandemi ini? Anda bisa lihat beberapa tipsnya di bawah ini!


Ketatkan Laporan Keuangan

Jika pada kondisi normal laporan keuangan adalah hal yang penting, maka pada kondisi pandemi ini, dokumen ini menjadi hal yang lebih penting lagi. Semua jenis pencatatan terkait pengeluaran dan pemasukan harus terdokumentasi dengan baik, sistematis, dan detail, agar semua pos pengeluaran dan pemasukan bisa dilihat dengan cermat.

Laporan keuangan yang sistematis dan detail ini dapat membantu Anda untuk menganalisa kondisi perusahaan selama pandemi terjadi. Setidaknya sudah setahun pandemi melanda, sehingga idealnya Anda memiliki data yang relevan untuk memikirkan langkah selanjutnya yang harus diambil perusahaan dalam rangka terus bertahan dalam situasi serba sulit ini.

Ingat, semua pencatatan harus dipastikan validitasnya, serta tercatat secara sistematis pada satu dokumen yang jelas.


Review Ulang Porsi Keuangan Perusahaan

Pembagian total pemasukan ke pos-pos yang diperlukan perusahaan untuk tetap bertahan juga harus di-review ulang. Pasalnya, kondisi berubah secara ekstrim, sehingga pasti ada adaptasi yang harus dilakukan oleh perusahaan sebagai satu badan usaha. Tinjau kembali pos pengeluaran yang bisa dirampingkan, dan pastikan mana pos yang perlu penyesuaian signifikan.

Mulai dari pos operasional, pos penggajian karyawan, serta pos pengembangan perusahaan, semua wajib dilihat kembali secara detail mana yang kira-kira bisa dirampingkan dan kurang relevan dengan kondisi sekarang, dan mana yang perlu penambahan karena bersifat krusial. Jangan lupa, pertimbangkan juga pos untuk menunjang kesehatan, seperti pembelian vitamin dan suplemen pendukung untuk karyawan, tunjangan untuk bekerja dari rumah, dan sebagainya.

Biar bagaimanapun juga karyawan adalah aset terbesar perusahaan. Selama karyawan bisa bekerja dengan optimal dan tetap terlindung dari pandemi, maka idealnya perusahaan Anda akan tetap bisa bertahan.


Reduksi Resiko, dari Berbagai Sisi

Pengurangan resiko ini tak hanya dari segi bisnis, yang tentu harus dilakukan, seperti misalnya mengurangi transaksi dengan melibatkan hutang dan menggantinya dengan kerjasama yang saling menguntungkan, serta pengurangan resiko dari segi operasional. Di era pandemi seperti sekarang ini, kesehatan karyawan harus jadi perhatian utama, dan tak ada salahnya Anda mempertimbangkan sistem kerja WFH, baik sebagian atau penuh.

Reduksi resiko bisa dilakukan dengan meminimalisir interaksi dan pertemuan fisik secara rutin dari karyawan, dengan membuat sistem work from home. Memang mungkin akan sedikit menantang ketika kantor biasanya masuk dengan sistem reguler. Namun resiko yang dihadapi akan lebih besar ketika karyawan satu per satu tumbang bukan?

Penerapan WFH secara cermat, terencana, dan terukur, bisa jadi solusi agar perusahaan tetap produktif dan resiko yang ditanggung bisa dikurangi.


Kontrol Kelancaran Arus Kas

Kas merupakan uang yang Anda miliki saat ini, di perusahaan Anda. Kelancaran arus kas penting untuk menjaga perusahaan tetap bergerak secara bisnis, sehingga tidak ada tagihan atau pendapatan yang berhenti. Jadi yang harus dipastikan adalah memetakan semua pengeluaran kas, melunasinya tepat waktu, dan memetakan semua pemasukan untuk kas dan menagihnya tepat waktu. Dengan begini, kedisiplinan pencatatan dan transaksi akan terjaga.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, akan jadi mimpi buruk jika kelancaran kas terganggu. Perusahaan secara praktis akan sulit bergerak, dan aktivitas pembayaran dan pelunasan juga akan terganggu. Well, tambahan beban dan masalah tak perlu untuk dipikirkan bukan? Maka Anda wajib disiplin dan cermat dalam memetakan dan mengontrol kelancaran arus kas yang Anda miliki.

 

4 tips pengelolaan keuangan di masa pandemi untuk perusahaan di atas semoga bisa menjadi tips yang berguna untuk Anda dan perusahaan Anda. Tentu saja, tips tersebut bersifat rekomendasi saja, dan bisa dimodifikasi sesuai dengan keadaan dan keperluan perusahaan Anda. Sebab yang paling memahami kondisi perusahaan adalah Anda sendiri bukan?

Pengelolaan keuangan jadi hal krusial selama pandemi, karena akan menentukan kesempatan perusahaan selamat atau tidak dari hari ke hari. Maksimalkan penggunaan aplikasi dan pendukung untuk mengelola perusahaan secara tepat guna, agar perusahaan bisa bertahan, dan mungkin bahkan terus berkembang. Untuk urusan pembayaran online, percayakan semuanya pada Jokul by DOKU yang dapat membantu pencatatan, proses transaksi, hingga detail transaksi. Semua akan selesai dengan lebih cepat, cermat, dan efektif bersama Jokul!

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar